Side Navigation

X

Tempuh 8 Langkah Ini Untuk Sukses Bisnis Saat Pandemi

bisnis saat pandemi

Untuk mendukung kesuksesan bisnis online, pemahaman tentang digital marketing juga dibutuhkan oleh pelaku bisnis. Alasannya, 82% konsumen akan melakukan riset produk atau jasa secara online. Sayangnya, belum judi bola online banyak pebisnis yang menguasai digital marketing dengan baik. Ini tentu menjadi peluang bisnis selama pandemi yang cukup potensial. Langkah ini ternyata juga diambil oleh pebisnis kopi lokal, Kopi Kenangan.

Selama pandemi banyak masyarakat Indonesia yang terdampak, misalnya terkena pemutusan hubungan kerja. Imbauan untuk tetap berada di rumah di tengah pandemi harus semua orang patuhi. Nah, semua kegiatan yang beralih ke rumah, seperti bekerja atau sekolah, membuat sebagian orang kewalahan untuk membuat makanan.

Pengembangan teknologi memberikan serangkaian aplikasi kerja remote yang membantu kita untuk bisa mendapatkan informasi dengan baik. Pandemi Covid-19 memberikan dampak terhadap turunnya penerimaan negara, salah satunya melalui sektor pajak. Lesunya bisnis membuat omzet tetap turun dan mengakibatkan rendahnya kesadaran untuk taat pajak. Untuk itu, pemerintah berusaha semaksimal mungkin dengan menyediakan insentif pajak guna mencegah krisis yang dihadapi. Kebalikannya, apabila Anda memang telah terkena pemutusan hubungan yang dilakukan atau dirumahkansampai batas dalam belum pasti, Anda punya keleluasaan waktu untuk melakukan usaha baru secara jauh fokus.

Bahkan masa krisis merupakan momentum yang tepat, karena sebagian orang mengevaluasi diri dan menganggap dirinya membutuhkan lebih banyak pendidikan untuk terus mengembangkan kita. Hal ini yang menyajikan bisnis di industri kemampuan dan pelatihan lebih bisa bertahan saat perekonomian pada kondisi yang buruk. Penjuru latar berlakang tersebut akhirnya menjadi alasan yang membuat marketing kesehatan termasuk salah 1 yang bisa bertahan dalam masa krisis sekalipun. Kendati terjadi fluktuasi harga komoditas karena faktor persediaan lalu permintaan, namun hal tersebut tak akan menjadi persoalan besar hingga membuat pekerjaan sektor ini pailit. Berdasarkan Sandiaga, saat ini kian banyak orang peduli maka akan gaya hidup sehat. “Sekarang tren bersepeda cukup diminati masyarakat, sehingga semakin tidak sedikit orang menggunakan sepeda ketimbang naik kendaraan umum. Di sini. menunjukan, masyarakat ingin hidup sehat, ” jelasnya.

Namun, karena pekerjaan baru ini menjadi kepercayaan baru pendapatan sedang income rutin Anda tengah terpukul, pastikan Anda bijak memakai modal kerja sembari tentu serius menjalankannya. Punya talent mengajar dan menguasai sebuah bidang mata pelajaran ataupun keahlian tertentu? Coba aja bisnis yang menguntungkan sewaktu pandemic dengan menawarkan service pengajar online berbayar baugs secara private atau melalui membuka kelas di website pembelajaran online. Beberapa talent yang saat ini selagi diminati adalah kursus buat anak sekolah tingkat SECURE DIGITAL dan SMP, bahasa asing, digital marketing, desain grafis, memasak, bahkan olahraga. Berdasarkan Statista, akan ada three or more, 8 miliar pengguna smart phone di seluruh dunia sehingga tahun 2021. Dengan ramainya orang yang terhubung melalui ponsel mereka, Anda gak boleh melewatkan kesempatan emas ini.

bisnis saat pandemi

Selain menjual produk literan, Kopi Kenangan gencar melakukan promosi di media sosial melalui akun Instagramnya. Walaupun ada desas desus masker nantinya harus memiliki standarnya tapi bisnis masker kain masih berpontensi untuk membuka peluang usaha yang cukup luas. Sandi meminta anak-anak milenial supaya bisa menangkap peluang bisnis di balik pandemi ini. Dalam prosesnya, bisnis digital justru menjadi solusi bagi sebagian besar masyarakat untuk keluar dari persoalan, bahkan dapat mendorong masyarakat untuk keluar dari masa krisis.

Selain makanan dan minuman, Aidil mengungkapkan bisnis yang bisa laku keras saat pandemi adalah menjual bibit tanaman hidroponik. Modal untuk menjalankan bisnis ini relatif kecil lantaran hanya membeli bibit, media tanam, pupuk, dan air. Aidil bilang, usaha makanan dan minuman bisa dijalankan walaupun dengan modal Rp 1 juta atau bahkan kurang. Jenis usaha tersebut merupakan kebutuhan pokok bagi masyarakat yang berpeluang mencatatkan keuntungan lumayan besar. Pandemi virus Corona memaksa kita semua untuk bisa bertahan dari segala macam cobaan, salah satunya ekonomi.

You May Also Like